Translate

Rabu, 09 September 2020

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN

 

BAB V

KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN

                                                                                                

Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah dilakukan tentang studi eksplanatori konfirmatori Implementasi Pengembangan Pengajaran tentang Pembentukan Iman Kepada Anak Berdasarkan Kitab Ulangan 6:4-9 di Jemaat GBIS Yerusalem Baru Surabaya, maka peneliti mengambil kesimpulan yang diuraikan di bawah ini.

Pertama, diduga kecenderungan tingkat Implementasi Pengembangan Pengajaran tentang Pembentukan Iman Kepada Anak Berdasarkan Ulangan 6:4-9 di Jemaat Gereja Bethel Injil Sepenuh Yerusalem Baru Surabaya di antara Jemaat GBIS Yerusalem Baru Surabaya ada pada kategori rendah menuju sedang. Setelah dilakukan pengujian hipoDisertasi ternyata hasilnya, “Kecenderungan tingkat Implementasi Pengembangan pengajaran tentang Pembentukan Iman Kepada Anak Berdasarkan Ulangan 6:4-9 di Jemaat Gereja Bethel Injil Sepenuh Yerusalem Baru Surabaya ada pada kategori sedang, sehingga dengan demikian dugaan kecenderungan tingkat Implementasi Pengembangan pengajaran tentang Pembentukan Iman Kepada Anak Berdasarkan Ulangan 6:4-9 di Jemaat Gereja Bethel Injil Sepenuh Yerusalem Baru Surabaya ada pada kategori rendah”, adalah TIDAK TERBUKTI. Sedangkan temua hasil uji hipoDisertasi pertama adalah sebagai berikut :

BAB IV PEMAPARAN HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

 

BAB IV

PEMAPARAN HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

 

Kajian teoritis tentang implementasi pengembangan pengajaran tentang pembentukan iman kepada anak berdasarkan kitab Ulangan 6:4-9 telah disajikan pada bab II. Kajian tersebut memberi dasar atau acuan untuk melihat sejauh mana implementasi pengembangan pengajaran tentang pembentukan iman kepada anak berdasarkan kitab Ulangan 6:4-9 itu pewujudan secara factual dalam kehidupan Jemaat GBIS Yerusalem Baru Surabaya. Bab empat ini berisi pemaparan hasil penelitian dan pembahasan setelah melalui pengumpulan dan pengolahan data, yang disusun dalam urutan sebagai berikut: deskripsi data hasil penelitian, deskripsi pengujian persyaratan analisis, pengujian hipoDisertasi dan pembahasan hasil penelitian.

 

Deskripsi Data Hasil Penelitian

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

 

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

 

Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu.[74] Cara ilmiah yang dimaksud adalah kegiatan penelitian rasional, empiris, dan sistematis. Sedangkan Iskandar menjelaskan: "Metodologi penelitian merupakan tahapan peneliti menjelaskan cara bagaimana penelitian dapat dilaksanakan, supaya hipoDisertasi penelitian dapat diuji secara ilmiah, dan empirik."[75] Atas dasar pengertian tersebut, dalam bab ini akan dipaparkan metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, meliputi: Tempat dan waktu penelitian; Metode penelitian; Populasi; Teknik pengumpulan data; Pengembangan Instrumen Penelitian yang terdiri dari: Definisi konseptual (konstruk), Definisi operasional (berkaitan dengan pengukuran), Kisi-kisi, Kalibrasi (Pengujian validitas dan Pengujian reliabilitas), Instrumen final; serta Teknik analisis data.[76]

 

Tempat dan Waktu Penelitian

BAB II

 

BAB II

LANDASAN TEORI, KERANGKA BERPIKIR, DAN

PERUMUSAN HIPODISERTASI

 

A. Latar belakang PL = Bangsa, Agama dan Budaya Yahudi

  1. Bangsa Yahudi 
    Bangsa yang penuh misteri, kecil tapi kuat, sedikit tapi menyebar ke seluruh dunia menyebar tapi kemurniannya terjaga, kadang tidak bertanah air & tak punya raja, tapi selalu menojol dan memberi pengaruh kuat kepada dunia. Dianiaya, tapi bertahan bahkan berkelimpahan. Bangsa yang beridentitas kuat.
  2. AgamaYahudi 
    Penganut agama Yudaisme, mementingkan akan ketaatan kepada Hukum Agama yang dijalankan dengan penuh ketekunan, kemurniannya dijaga dari generasi ke generasi berikutnya. Pengajarannya kuat dan memberi dasar yang teguh untuk setiap tingkah laku dan tindakan. Pengaplikasikan hukum agama sering dilakukan secara harafiah.
  3. BudayaYahudi
    Yang paling mengesankan dalam budaya Yahudi adalah perhatiannya pada pendidikan. Pendidikan menjadi bagian yang paling utama & terpenting dalam budaya Yahudi. Semua bidang budaya diarahkan untuk menjadi tempat untuk mereka mendidik generasi muda, yang kelak akan memberi pengaruh yang besar.

Obyek utama dalam pendidikan mereka adalah mempelajari Hukum Torat

 

BAB I

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

Bab pertama pada Disertasi ini merupakan pendahuluan penelitian yang garis besar  berisi Latar Belakang Masalah, Identifikasi Masalah, Pembatasan Masalah Penelitian, Perumusan Masalah Penelitian, Tujuan Penelitian dan Kepentingan Masalah. Berikut uraian dari masing-masing sub bab tersebut :

 

2020 ABSTRAK

 

SEKOLAH TINGGI TEOLOGI ANUGERAH INDONESIA

 

 

Implementasi Pengembangan Pengajaran tentang Pembentukan Iman

 Kepada Anak Berdasarkan Kitab Ulangan 6 : 4 - 9                                                                                         di Jemaat Gereja Bethel Injil Sepenuh

Yerusalem Baru Surabaya

 

 

 

 

 

DISERTASI

 

 

 

 

Diajukan Kepada Sekolah Tinggi Teologi Anugerah Indonesia Untuk

Memenuhi Sebagai Syarat Guna Memperoleh

Gelar Doktor

 

 

 

 

Oleh :

Eko Basuki

NIM : 1418135.DT

 

 

 

 

SURABAYA

2020

ABSTRAK

 

Nama                                                   : Eko Basuki

Tanggal gelar diberikan  Gelar                          : -

Sekolah                                                                 : Sekolah Tinggi Teologi Anugerah Indonesia

Judul                                                                : Implementasi Pengembangan Pengajaran

tentang Pembentukan Iman Kepada Anak

Berdasarkan Ulangan 6;4-9 di Jemaat

Gereja Bathel Injil Sepenuh Yerusalem

Baru Surabaya

 

Tata Gereja Gereja Kristen Karisma Indonesia Vineyard Church Community, Indonesia

 

Tata Gereja & Tata Tertib

 

Gereja Kristen Karisma Indonesia

Vineyard Community

Churches, Indonesia

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Vineyard Community Churches

Kerajinan No. 5 Jakarta – 11130

Ph.021-94194101, vmindonesia@yahoo.com

Vineyardindonesia.org

 

Tata Gereja

Gereja Kristen Karisma Indonesia

Vineyard Church Community, Indonesia

 

Mukadimah

 

 

Pengajaran Alkitab tentang Gereja

Kerinduan kami adalah untuk melakukan dan mengajar apa yang Alkitab katakan. Oleh karena itu, kami mempunyai pendekatan yang khusus pada Injil. Kami suka membaca dan percaya pada Alkitab sebagaimana adanya Alkitab, tanpa menentukan perkiraan-perkiraan dan prasangkah-prasangkah yang lain diatas teks. Pokok dasar bagi kami adalah mengalami Alkitab-tidak hanya mengetahui Alkitab. Alkitab adalah daftar yang menjelaskan kehidupan, yang merupakan makanan nyata yang kita harus makan. Oleh karena itu, kami menghargai pengajaran ekspositori, dengan penekanan dilakukan dan mengalami. Hal ini juga berarti bahwa kami menggabungkan semua kebenaran, baik yang Alkitabiah maupun yang lainnya, ke dalam pengalaman hidup kami (‘semua yang ada dalam Alkitab’).

 

Gereja yang menyembah

Prioritas pertama kita sebagai anak Tuhan adalah untuk menyembah Dia. Penyembahan adalah ekspresi dari kasih kita kepada Tuhan. Itu alasan mengapa kita hidup. Komitmen kita untuk mempunyai gaya hidup yang berhubungan dengan Tuhan mengalir dari penyembahan kita. Oleh karena itu, penyembahan harus memperlihatkan diri kita. Penyembahan harus mengekspresikan pemikiran dan perasaan kita dalam bahasa kita sendiri, dalam gaya yang dapat kita mengerti. Setelah semua itu,penyembahan adalah tempat di mana kita mengatakan hal yang sebenarnya kepada Tuhan-dan hal ini mengizinkan kita untuk berbicaradi muka umum dan di tempat-tempat kita yang sebenarnya untuk mengatakan ,’Kami mengasihi Anda’. Ini waktunya bertobat dan bahasa kasih kita, dan di dalam penyingkapan diri ini kepada Tuhan, kita menemukan diri kita sendiri mampu untuk dekat dengan yang lainnya.

 

PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN

  BAB 1 PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN   A. Pengertian Pendidikan (secara umum): 1. Apakah arti pendidikan ? Lebih daripada sekedar s...