Translate

Rabu, 24 Agustus 2022

PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN

 

BAB 1

PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN

 

A. Pengertian Pendidikan (secara umum):


1. Apakah arti pendidikan ?

  1. Lebih daripada sekedar sekolah/ pengajaran.
  2. Pendidikan berasal dari kata latin educare (merawat, melengkapi, sehat kuat) atau educere (membimbing keluar dari..)

Pendidikan adalah:

  1. Semua usaha yang dilakukan secara sadar (educatus) untuk mengalihkan:
    • Pengalaman
    • Kecakapan
    • Pengetahuan
    • Ketrampilan
  2. Dari satu individu/ kelompok kepada individu (kelompok) atau dari generasi tua/dewasa, ke generasi muda, dll.
  3. Untuk suatu perkembangan, kemajuan yang berguna untuk menjalankan fungsi hidup (jasmani/rohani) Karena suatu usaha sadar/bertujuan memerlukan rencana dan strategi dan pendekatan. Pendidikan adalah pembentukan pribadi secara utuh Sekolah/pengajaran memberikan penalaran, pengetahuan dan ketrampilan

Hasil:

  • dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak mau menjadi mau
  • dari tidak trampil menjadi trampil
  • dari tidak kuat menjadi kuat
  • dari tidak berpengalaman menjadi berpengalaman
  • dari tidak mampu menjadi mampu

2. Pendidikan Nasional
Tujuan: Pembentukan manusia seutuhnya dalam hal:

Rencana pembelajaran semester (RPS)

 Menurut Permendikbud No. 49 Tahun 2014 Rencana pembelajaran semester (RPS) ditetapkan dan dikembangkan oleh dosen secara mandiri atau bersama dalam kelompok keahlian suatu bidang ilmu pengetahuan dan/atau teknologi dalam program studi. Rencana Pembelajaran Semester (RPS) adalah dokumen perencanaan pembelajaran yang disusun sebagai panduan bagi mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan perkuliahan selama satu semester untuk mencapai capaian pembelajaran yang telah ditetapkan. Di perguruan tinggi perangkat pembelajaran yang digunakan oleh pengajar atau dosen dikenal dengan Rencana Pembelajaran Semester atau disingkat RPS.


Rencana pembelajaran semester (RPS) atau istilah lain paling sedikit memuat;

  1. Nama program studi, nama dan kode mata kuliah, semester, sks, nama dosen pengampu;
  2. Capaian pembelajaran lulusan yang dibebankan pada mata kuliah;.
  3. Kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran untuk memenuhi capaian pembelajaran lulusan;
  4. Bahan kajian yang terkait dengan kemampuan yang akan dicapai;
  5. Metode pembelajaran;
  6. Waktu yang disediakan untuk mencapai kemampuan pada tiap tahap pembelajaran;
  7. Pengalaman belajar mahasiswa yang diwujudkan dalam deskripsi tugas yang harus dikerjakan oleh mahasiswa selama satu semester;
  8. Kriteria, indikator, dan bobot penilaian; dan
  9. Daftar referensi yang digunakan.

Jadi Rencana Pembelajaran Semester adalah sebuah rancangan pembelajaran yang disusun oleh dosen secara individu atau dengan dosen lain sesuai dengan keahlian bidangnya. RPS digunakan sebagai rencana pembelajaran 1 semester.

Meteri Pokok dalam RPS

 Bagian-bagian penting dalam RPS adalah :

1. Kompetensi Kompentsi adalah sikap yang bertanggung jawab yang dapat dijadikan syarat dalam melakukan sebuah tugas

2. Materi Belajar, Materi pembelajaran di dalam RPS disusun oleh dosen. Menurut Permendikbud No. 49 Tahun 2014 tingkat kedalaman dan keluasan materi pembelajaran sebagai berikut:

  • Lulusan program diploma satu paling sedikit menguasai konsep umum, pengetahuan, dan keterampilan operasional lengkap;
  • Lulusan program diploma dua paling sedikit menguasai prinsip dasar pengetahuan dan keterampilan pada bidang keahlian tertentu;
  • Lulusan program diploma tiga paling sedikit menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan dan keterampilan tertentu secara umum;
  • Lulusan program diploma empat dan sarjana paling sedikit menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan dan keterampilan tertentu secara umum dan konsep teoritis bagian khusus dalam bidang pengetahuan dan keterampilan tersebut secara mendalam;
  • Lulusan program profesi paling sedikit menguasai teori aplikasi bidang pengetahuan dan keterampilan tertentu;
  • Lulusan program magister, magister terapan, dan spesialis satu paling sedikit menguasai teori dan teori aplikasi bidang pengetahuan tertentu;
  • Lulusan program doktor, doktor terapan, dan spesialis dua paling sedikit menguasai filosofi keilmuan bidang pengetahuan dan keterampilan tertentu.

3. Pengalaman Belajar, Pengalaman belajar adalah sebuah kegiatan yang pernah dilakukan oleh seseorang dan memiliki hubungan untuk mencapai kompetensi.

4. Sistem Penilaian, Sistem penilaian adalah acuan yang digunakan untuk mengukur hasil belajar. Dari penjelasan poin-poin bagian terpenting dalam RPS salah satunya adalah materi belajar, berikut ini adalah gambar template RPS dan yang diberikan border warna merah adalah materi pembelajaran yang akan digunakan dalam penelitian ini guna untuk menganalisis kedekatan matakuliah berdasarkan materi pembelajaran.

Selasa, 19 Oktober 2021

Coluiqium Biblicum

 

Silabus

Sekolah Tinggi Teologi Bethany

Mata Kuliah    : Coluiqium Biblicum

Bobot              : 3 sks

Program          : Doktoral

Dosen              : Dr.E.B, D.Th.

Waktu             : 13-17 Maret 2017

 

Deskripsi

Mata kuliah ini membahas secara komprehensif  mengenai: hahekat teologi biblika, proses dan hal-hal yang mempengaruhi terbentuknya rumusan teologi (bagaimanakah seseorang melakukan integrasi antara teologi dengan biblika), skopa kajian: dasar-dasar biblika dan isu Gospel, dasar-dasar pendekatan Teologi Biblika dalam perspektif  rancang bangun integrasi sebuah teologi biblika,  metodologi biblika  dan merancang bangun teologi biblika.

 

Standar Kompetensi

Mahasiswa menguasai berbagai dimensi teori tentang hahaket, proses, metodologi dan merancang bangun teologi biblika dengan menggunakan metodologi yang benar.

 

KONTRAK PEMBELAJARAN TEORI PAK

 

Guru PAK sebagai ujung Tombak : PENGAJARAN, PENGINIJILAN dan PEMURIDAN.

RABU, 18 MEI 2021

 


KONTRAK PEMBELAJARAN TEORI PAK

 

KONTRAK PEMBELAJARAN 

MATA KULIAH                   : TEORI PAK 

DOSEN                                : Ps.EKO BASUKI, S.PAK, M.Pd.K

BOBOT SKS                        : (2 Sks) 

PROGRAM STUDI             : S1 THEOLOGIA PAK

SEKOLAH TINGGI TEOLOGI POKOK ANGGUR TAHUN AKADEMIK 2015/ 2016

 

I. DESKRIPSI MATA KULIAH 

Perkuliahan Teori Pendidikan Agama Kristen (PAK) mempelajari dan membahas, Arti, definisi dan hakekat PAK, serta tujuan PAK itu sendiri, baik tujuanUmum, tujuan lembaga. Karena PAK sebagai salah satu tugas Gereja yang banyak, maka dalam hal ini akan dibahas secara konferhensif, yaitu dengan melihat sejarah perkembangan PAK dalam Kitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. 

PAK tidak bisa dipisahkan dengan kehidupan manusia. Sejak dalam keluaga PAK sudah diperkenalkan oleh orang tua, baik secara langsung maupun tidak. Dengan demikian melalui PAK manusia mengakui dan percaya sebagai Ciptaan Allah, bahkan sebagai Citra Allah sendiri, yang harus mengembangkan segala aspek kehidupannya guna pekerjaan dan pelayanan lebih luas. 

Mahasiswa sebagai calon Hamba Tuhan dan Guru PAK, baik di Gereja maupun di sekolah harus mengetahui dan memahami tugas panggilan ini, sebagai suatu panggilan imaniah. Oleh sebab itu mahasiswa theologia harus melengkapi diri supaya dapat menjalankan tugas pangilan Gereja tersebut. 

Lebih lanjut, sebagai seorang Pemimpin rohani dan hamba Tuhan yang profesional, harus dapat merumuskan Kurikulum PAK baik di sekolah maupun di Gereja berdasarkan pemahaman Mahasiswa terhadap Alkitab sebagai Bahan/ sumber utama dari perumusan Kurikulum PAK. Memilih dan menggunakan metode-metode mengajar, media Pembelajaran serta dapat mengembangkan PAK secara aktif, kreatif dan inovatif, sebagaimana dilakukan TuhanYesus sebagai Guru Agung. 

PRAGMATISME PENDIDIKAN DALAM KONTEKS

 


PRAGMATISME PENDIDIKAN DALAM KONTEKS

Oleh H.GP.

Abstrak
Pragmatisme adalah sistem filsafat yang digunakan dalam pertumbuhan dan perkembangan pendidikan di Indonesia. Filsafat menggunakan beberapa metode yaitu contemplative, speculative, dan deduktive. Dalam proses pendidikan pragmatisme tercakup beberapa hal yaitu tujuan pendidikan, kurikulum pendidikan, metode pendidikan, pendidik dan anak didik. Proses ini perlu disesuaikan dengan konteks budaya yang ada di setiap daerah dengan standar pendidikan yang sama. Hal ini dilakukan agar mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran yang berkualias tanpa beradaptasi dengan budaya yang berbeda-beda.
Kata Kunci: Pragmatisme, filsafat, pendidikan, konteks.



PENDAHULUAN

Pragmatisme merupakan  sistem filsafat yang dapat menjadi peluang bagi pertumbuhan dunia pendidikan di Indonesia. Pragmatisme yang belajar dan berkembang berdasar pengalaman sangatlah potensi bila diterapkan dalam konteks pendidikan di Indonesia. Hal tersebut mengingat bahwa perkembangan pendidikan di Indonesia yang selalu berubah-ubah dan tidak menentu, sehingga perlunya belajar dari pengalaman. Misalnya ketidakteraturan pendidikan di Indonesia adalah adanya Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) atau Kurikulum 2004, diubah-ubah mengganti kurikulum tahun 1994. Kurikulum tersebut adalah kurikulum yang diterapkan sejak tahun 2004 walau sudah ada sekolah yang mulai menggunakan kurikulum ini sejak sebelum diterapkannya. Secara materi, sebenarnya kurikulum ini tak berbeda dari Kurikulum 1994, perbedaannya hanya pada cara para murid belajar di kelas.
Dalam kurikulum terdahulu, para murid dikondisikan dengan sistem caturwulanSedangkan dalam kurikulum baru ini, para siswa dikondisikan dalam sistem semester. Dahulu pun, para murid hanya belajar pada isi materi pelajaran belaka, yakni menerima materi dari guru saja. Dalam kurikulum 2004 ini, para murid dituntut aktif mengembangkan keterampilan untuk menerapkan Iptek tanpa meninggalkan kerja sama dan solidaritas, meski sesungguhnya antar siswa saling berkompetisi. Jadi di sini, guru hanya bertindak sebagai fasilitator, namun meski begitu pendidikan yang ada ialah pendidikan untuk semua. Dalam kegiatan di kelas, para siswa bukan lagi objek, namun subjek. Dan setiap kegiatan siswa ada nilainya. Tetapi, sejak tahun ajaran 2006/2007, diberlakukan kurikulum baru yang bernama Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, yang merupakan penyempurnaan Kurikulum 2004.
Dengan berganti-gantinya kurikulum tersebut, membuat ketidakstabilan kualitas pendidikan di negeri ini. Mestinya negeri ini belajar dari pengalaman bahwa bagaimana dampak-dampak kurikulum yang tidak stabil yang tidak mengguntungkan perlu disempurnakan. Bersangkutan dengan hal tersebut, maka sistem pragmatisme menjadi pendekatan pendidikan konteks Indonesia sangat dibutuhkan. Pragmatisme adalah “experience” (pengalaman).[1] Pengalaman itu apa yang diperbuat manusia, dilakukan, dan dipikirkan. Dalam hal ini, maka John Dewey mengatakan bahwa pengalaman adalah “body of information and skills we apply intelligently to inquiry”.[2] Tetapi,  George R. Geiger  mengatakan kunci pragmatisme adalah teori pengetahuan dan nilai.[3]

Jumat, 23 Juli 2021

YESUS KAYA MENJADI MISKIN SUPAYA KITA YANG MISKIN MENJADI KAYA DI DALAM DIA

 


                                                                                                                                                                             Oleh: Penulis



   


Apakah Kekayaan Yesus?
II Korintus 8:9 “ karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinanNya”     Kolose 2: 2-3.  “2. Supaya hati mereka terhibur dan mereka bersatu dalam kasih, sehingga mereka beroleh segala kekayaan dan keyakinan pengertian, dan mengenal rahasia Allah, yaitu Kristus, 3. Sebab di dalam Dia tersembunyi segala harta hikmat dan pengetahuan”  yang ditekankan dalam konteks ini  adalah  tentang kekayaan Kristus secara Rohani, bukan hendak membicarakan  kekayaanNya secara jasmani, meskipun Yesus adalah Allah Pencipta, Pemelihara, Penebus dan Penyelamat.

Dalam iman Kristen  Yesus adalah Anak Allah. Dia  adalah Allah yang  Maha Kuasa, Maha  Tau, Maha Hadir, Maha suci, Maha Kasih, Maha Adil dll, namun Filpi 2:6  “ Ia menjadi satu dengan Allah dan di dalam kapasitasNya sebagai  Allah, memiliki kepenuhan  hal-hal yang menjadikan Dia Allah”   Tetapi kemudian Ia melepaskan diri  dari semuanya itu dan datang ke bumi untuk  menjadi sama seperti kita. Ia menjadi miskin.  Melalui inkarnasi Allah menjadi manusia. Dilahirkan oleh seorang wanita yang masih perawan, melalui  proses  mujisat oleh Roh kudus. Kelahiran, kehidupan dan pelayananNya, kematian, kebangkitan dan kenaikanNya ke Sorga penuh keajaiaban. Dan Yesus telah melakukan seluruh tugasNya sebagai  Mesias sampai tuntas di dunia.  Dan Dia akan datang kembali.


Kekayaan  dalam perspektif manusia relatif
Manusia sering salah mengerti  arti kekayaan Kristus.  Apakah Yesus  pemilik Bank di Sorga? Apakah Yesus memiliki  Pabrik, Ternak, Perusahaaan  di dunia, apakah Yesus miliyarder dll ? Misalnya  di sebuah kota, ada seorang  pejabat  dengan gaji  50 Juta per bulan,  mempunyai utang yang  sulit dilunasi, tetapi memiliki istri  yang tidak setia padanya, dan anak-anak yang  pecandu narkoba.  Lalu ada seorang  sopir dari pejabat itu yang digaji pas-pasan,  hidup sederhana,  dia punya istri yang  sayang dan setia padanya, anak-anak yang  sehat dan  sopan dan lahir baru, hidup dalam kekudusan, dipimpin oleh Roh. Manakah yang disebut miskin?  Pasti  sopir dan keluarganya  satu-satunya di kota itu yang kaya dan Pejabat itu yang miskin.
Misalnya seseorang mempunyai uang 1 triliun, ia akan dianggap kaya oleh yang mempunyai uang yang hanya 10 juta, dan  yang mempunyai uang 10 juta dianggap kaya oleh seseorang yang  hanya mempunyai 1 juta.  Dan semuanya dianggap kaya oleh yang hanya mempunyai 100 ribu rupiah. Jadi kekayaan materi itu relatif dalam perspektif manusia.

DARAH YESUS SUCI DAN BERKUASA

 


Oleh:  Penulis




PENDAHULUAN
Iman kristen  sejati adalah iman yang di bangun pada dasar wahyu Allah. Yaitu Alkitab dan pribadi Tuhan Yesus  Kristus.  Alkitab adalah Firman Allah  yang tertulis dan merupakan sumber informasi yang autentik tentang  latar belakang hidup dan pelayanan Yesus  Kristus  dan Yesus Kristus adalah Firman Allah yang  hidup,  menjelma  menjadi manusia.  Tujuan utama Alkitab diwahyukan untuk mengajarkan tentang  keselamatan dalam arti yang luas,   bukan tujuan membahas  kesusasteraan, filosofis dan sains.[1] 



             Alkitab walaupun mengandung kesusasteraan yang sangat tinggi, mengandung hikmat  Allah yang  terdalam,   tidak bertentangan dengan sains.   Alkitab dan ilmu pengetahuan berasal dari satu  sumber kebenaran tentu tidak akan bertentangan.  Keduanya selalu berkaitan erat.  Semua pernyataan Alkitab dapat diuji secara ilmiah, namun harus ditempatkan pada wilayahnya masing-masing.  Wilayah jenis pengetahuan alamiah, semua yang ada yang dapat diindrai  dibangun berdasarkan pengamatan, percobaan dan penyimpulan. Metode yang digunakan sains adalah metode empiris.  dan tak satupun pernyataan Alkitab yang tidak ada kaitan  secara  ilmiah.  Contohnya:  Penyerangan, penyerbuan Yerusalem oleh raja babel Nebukat Nezar,  Kerajaan  menaklukan kerajaan Babel, Media-Persia, Yunani, Romawi adalah historis,  Kelahiran Yesus pada saat  KaisarAgustus memerintah Roma.    Kelahiran ajaib melalui wanita perawan Maria adalah mujisat dan  fakta historis menggenapi janji Allah dalam perjanjian lama.   Mujisat  berada dalam ranah supra alamiah,  tdk dapat diselidiki dengan medetode empiris, hal ini  merupakan rahasia Allah yang tetap tersembunyi hingga akhir saman, kecuali itu dinyatakan Alkitab.  Misalnya sains bisa menjelaskan sifat  dan fungsi-fungsi anatomi manusia tetapi sains  tidak bisa menjelaskan  dengan tuntas asal mula manusia,  dan  tidak sempurna menjelaskan tentang sifat dasar manusia berdosa, yang merosot karena berontak terhadap penciptanya.

Dalam pembelaan kebenaran iman Kristiani, Watchman Nee (1989: 9) dengan tegas mengatakan : “Kepercayaan Kristiani kita berasal dari wahyu Allah, ........ Kita percaya bahwa Alkitab adalah wahyu Allah bagi kita. Dengan kata lain Alkitab adalah perkataan Allah yang diucapkan kepada kita. Kitapun percaya bahwa Allah telah menjadi manusia, yaitu Yesus Kristus dari Nazaret. Allah, Alkitab dan Yesus Kristus merupakan  titik tolak kepercayaan kita[2]

             Yesus  Kristus  sang   juruselamat dunia  merupakan  sentral  berita Alkitab,  maka  perlu dipahami  lebih mendalam  Siapakah Yesus  sehingga  begitu penting  bagi  dunia.  Mengapa  Darah Yesus  berkuasa   dan  bermanfaat untuk menebus  dosa dan mendamaikan  manusia dengan  Allah?   Untuk menjawab pertanyaan di atas maka tulisan ini  akan membahas, Hakekat  dan  Asal-usul darah manusia,  Misteri darah Yesus ditinjau dari aspek Kromosom, Gen dan DNA sebagai faktor pembawa sifat,  dan aspek inkarnasi,  apakah ada hubungan  darah dengan Ayah dan ibunya. Kemudian  bagaimana khasiatnya dalam aspek penebusan dan pendamaian menurut konsep Alkitab.

ALKITAB ADALAH FIRMAN ALLAH

 


ALKITAB 

Oleh : Penulis

II Timotius 3:16 -17
Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar,
untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan
untuk mendidik  orang dalam kebenaran.  Dengan demikian
tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi
untuk setiap perbuatan baik.



A.       SIFAT OTORITAS ALKITAB YANG ILAHI
1.  Otoritas Absolut = Kewibawaan tidak bisa diganggu gugat
2.    Otoritas Supremi = Kewibawaan tidak bisa disamai atau dilampaui
3.    Otoritas Final = Kewibawaan tidak bisa ditambah dan kurangi
4.    Otoritas Total = Kewibawaan tidak bisa dipetak-petaki
5.    Otoritas Magisterial = Kewibawaan tidak bisa dikuasai ciptaan
6.    Otoritas Unik = Kewibawaan tidak bisa diperbandingi


B.        DASAR OTORITAS ALKITAB
1.    Alkitab adalah Firman Allah yang tertulis ( the word of God, the writen word )
otoritas Allah tritunggal II Tim 3:15-16
2.    Alkitab adalah diilhamkan Allah ( inspired of God )
Otoritas Roh Kudus 2 Pet 1:9-21. II Tim 3:16

3.    Alkitab tanpa salah ( Inerrancy ) Otoritas Yesus . Mat 5:17-19

4.    Alkitab adalah Penyataan Allah ( relevation/ Manifestation )
Otoritas Allah Bapa Roma 16:25-26; Why 1:1
5.    Otoritas Alkitab final ( pengilhaman dan penyataan )

MENJAWAB POLEMIK PRIA SEJATI DENGAN PRIA BIJAKSANA

 


MENJAWAB POLEMIK

PRIA SEJATI DENGAN PRIA  BIJAKSANA 



oleh: Penulis


     Belakangan ini banyak pertanyaan dalam  diskusi tentang iman kristen, di lingkungan Gereja Tuhan yang sedenominasi, maupun  yang berbeda  denominasi;  Sebab banyak hamba Tuhan, dan  mahasiswa teologi maupun  jemaat awam     yang bingung, manakah pengajaran  yang benar Pria Sejati atau Pria Bijaksana? Berasal dari Tuhan atau bukan? Dan bagaimanakah sikap yang benar?
Seminar maupun KKR yang diselenggarakan  di berbagai tempat beberapa tahun terakhir ini membawa dampak, positif maupun negatif. Ada kelompok  yang menyoroti iman kristen dari sudut pandang Pria Sejati, sehingga dalam setiap acara KKR maupun seminar, Pria Sejati menjadi topik pembicaraan; Para peserta bangga karena mendapat pencerahan  dan  dapat mengenal jati dirinya sebagai pria yang sebenarnya. Namun disisi lain ada pihak yang menilai bahwa  sebagian pendukung pria sejati merasa eksklusif, karena ada yang mengatakan menghikuti Camp 3-4 hari dan wisuda adalah garansi untuk menjadi pria sejati, dll.

Sedangkan kelompok yang lain menyoroti iman kristen  dari sudut pandang Pria Bijaksana; satu contoh pembicara dalam sebuah KKR di salah satu gereja di Jbr, menyisipkan beberapa kalimat yang menyinggung kelompok pria sejati dengan mengatakan “ pria sejati sudah tidak laku lagi di  salah satu daerah, karena salah satu dari tiga pengurusnya selingkuh, pernyataan ini bagaikan petir yang  mengejutkan  kelompok pria sejati, dan pernyataan itu   dikeluhkan banyak orang  sebagai hal yang kurang  bijaksana. 


       Pendukung pria bijaksana    mengklaim  istilah pria bijaksana lebih  Alkitabiah, karena serasi dengan kelompok Wanita Bijaksana, dan selaras dengan  ajaran Yesus mengenai 5 anak dara yang bijaksana yang setia dan siap menanti pengantin laki-laki. Kelompok ini menilai sebagian pengurus pria sejati belum bertobat. Meskipun dalam beberapa pertemuan pria sejati ada yang bersaksi secara terbuka di depan umum tentang pertobatannya, berkaitan dengan masalah-masalah rumah tangga dan kepriaan atau kepala keluarga yang tadinya kacau, kini telah dipulihkan. Pengakuan dosa semacam ini pun dikeluhkan beberapa orang sebagai hal yang tidak bijaksana, karena  dianggap sebagai pengakuan yang memalukan, sedangkan ada pihak yang menilai hal tersebut sebagai pengakuan yang tulus  dan terbuka yang patut dihargai.
      Demikian masing-masing kelompok   terkesan saling menyudutkan satu dengan yang lain; dan   masing-masing mempunyai pengaruh dan pendukungnya. Polemik semakin tajam karena masing- masing mengutip ayat Alkitab sebagai dasar pembicaraan.

Apakah Sorga dan benarkah Sorga itu ada?

 



Apakah Sorga dan benarkah Sorga itu ada?


Oleh : Penulis

Segala sesuatu yang kita ketahui tentang Sorga bersumber dari Alkitab.  Mengenai kehidupan kekal  bukan hasil penyelidikan ilmiah, bukan dalil matematika, yang harus dibuktikan. Kehidupan  kekal bukan  masalah sosiologi, filsafat, maupun politik, tetapi masalah keyakinan.  Kekekalan merupakan perjalanan hidup dalam alam rohaniah. Orang yang menolak Alkitab tidak akan mempunyai  pemahaman yang benar tentang kehidupan yang akan datang.

Alkitab Perjanjian lama dan Perjanjian Baru  memberitakan tentang Sorga. Bagi  yang percaya Alkitab dan hidup di dalam Kristus  memiliki hati yang berkobar-kobar  menuju panggilan Sorgawi  dari Allah dalam Kristus Yesus, tempat kediaman kita yang kekal. Yesus sebagai sentral berita Alkitab berkata ” Tidak ada seorangpun yang telah naik ke Sorga selain dari pada Dia yang telah turun dari Sorga, yaitu Anak Manusia ( Yoh 3:13 )  hanya Ia yang datang dari Sorga yang dapat memberitau jalan ke Sorga dengan benar. bukan  datang dari pemimpi, dan bukan hanya mimpi  melihat Sorga,  tetapi  Yesuslah pencipta Sorga sebab Ia adalah Allah dalam kekekalan.

Pengetahuan tentang Sorga  ada di luar panca indra, yang hanya dapat dijawab dengan iman. Dan iman tidak  kurang masuk akal dari ilmu fisika atau ilmu kimia.  Kita tidak mempunyai pengetahuan ilmiah  yang akurat mengenai masa yang akan datang.  Kita tidak tau pasti bahwa besok akan ada matahari terbit. Tentu saja ia telah terbit, dan kita mengharapkan ia akan terbit lagi, tetapi kita tidak mempunyai bukti. Kita memiliki iman dan iman seperti itu adalah teguh. Kemungkinan  matahari tidak terbit lagi cukup besar, karena jika terjadi tabrakan di jagat raya, akan mengubah keadaan sehari-hari tetapi juga kita tidak punya bukti.

Jadi iman adalah sesuatu  yang  dibutuhkan agar dapat  mengerti tentang Sorga.  Bila kita percaya Alkitab dan Allah dalam Alkitab, maka kita mempunyai sumber pengetahuan  yang sama benarnya seperti tabel dalam ilmu hitung. Dan dengan miningkatnya iman kita,  maka  rahasia-rahasia kehidupan di masa yang akan datang,  akan semakin dibukakan kepada kita.

GEREJA AGEN PENDIDIKAN KRISTEN

 






Gereja dikenal dengan sebutan lain sebagai Tubuh Kristus, Bait Allah,  Rumah Allah.   merupakan  Agen pendidikan Kristiani.  baik pendidikan informal, nonformal dan formal ( dirumah, lingkungan masyarakat  didalam komunitas gereja dan dunia dan dilingkungan sekolah )

Gereja harus  melaui karya Roh Kudus melakukan transformasi  dalam  berbagai aspek kehidupan manusia dan lingkungannya.  kejatuhan Adam menyebabkan kerusakan disegala bidang  kehidupan, baik kerusakan  dalam aspek teologis, sosiologis, cosmologis, psikologis, fisiologis.  gereja dipanggil  mengubahkannya agar umat Allah sejahtera selama di dunia ini. dan  mempersispkan diri memasuki kekekalan di dalam Sorga yang mulia.

Pemimpin gereja sebagai guru, pengajar kebenaran yang mengubahkan, harus dimulai dengan kelahiran baru. kehidupan baru  memiliki kekuatan mengubah kehidupan.  hanya diperoleh dari   Allah, Alkitab yang bersentral pada Yesus Kristus.  memiliki kwalifikasi kepribadian, spiritualitas, moral, keilmuan, kecakapan  yang baik.

Tugas utama gereja  koinonia, marturia dan diakonia harus dijalankan sebaik baiknya  menjadi murid dan memuridkan orang lain...agar Tuhan dipermuliakan. ...Amin.

GEREJA MENJAWAB TANTANGAN POST MODERNISME

 


GEREJA MENJAWAB TANTANGAN POST MODERNISME

Oleh : Penulis


I. PENDAHULUAN

Post modernisme adalah faham yang berkembang setelah era modern dengan modernismenya. post modern artinya kelanjutan dari faham dan perilaku manusia di era modern. Istilah ini sudah mulai sejak 1930-an berawal dari bidang seni budaya dan terus berkembang kepada bidang yang lain termasuk bidang teologia.
“Berdasarkan asal-usul kata, postmodernisme, berasal dari bahasa Inggris yang artinya faham (isme), yang berkembang setelah (post) modern. Istilah ini muncul pertama kali pada tahun 1930 pada bidang seni oleh Federico de Onis untuk menunjukkan reaksi dari moderninsme. Kemudian pada bidang Sejarah oleh Toyn Bee dalam bukunya Study of History pada tahun 1947. Setelah itu berkembang dalam bidang-bidang lain dan mengusung kritik atas modernisme pada bidang-bidangnya sendiri-sendiri.” [1]

Gereja menghadapi pergumulan mempertahankan jati dirinya sebagai persekutuan hidup dalam Roh Kudus, dengan semua doktrin dasar yang dianutnya misalnya mengenai Allah, Alkitab dan Yesus Kristus sebagai kebenaran yang sudah final. Tetapi gereja sedang  hidup dan berkembang  ditengah dunia yang terus berubah diterpa berbagai krisis multidimensi. Menghadapi lajunya perubahan dunia  di era post-modern, nilai kehidupan  merosot semakin  menjauh dari standar kristiani dalam Firman Allah. Menghadapi tantangan ini gereja dan pemimpinnya dituntut memiliki sikap memprioritaskan membangun watak dan tata nilai Kristiani, berkarakter Kristus, kehidupan dengan standar berpikir, berperasaan dan tindakan seperti Kristus. Dan berstandar  alkitabiah. Menjadi pemimpin yang berpikir kreatif, pengelola management  yang efektif, kreatif dengan sistim berpikir sistimatis. Pemimpin yang unggul  harus memulainya dengan awal yang baik dari melewati proses rohani yang baik pula   untuk mendapatkan output yang  terbaik,  berkemampuan sebagai fasilitator atau mentor dalam melaksanakan misi Allah menjadikan semua bangsa murid kristus. Yang demikian dapat menjadi garam dan terang dalam dunia.

Selasa, 25 Mei 2021

surat Roma

 1 Bab I Alasan Penulisan Surat Roma (Keadaan Retorika) 

1. Pendahuluan

1.1. Tematik yang Pernah Digunakan Gereja-Gereja 

1.1.1. St. Agustinus, Dosa Asal Manusia (Roma 5) 

1.1.2. Martin Luther, Hanya Oleh Iman (Roma 3 ; 4) 

1.1.3. John Calvin, Predestinasi (Roma 9; 11) 

1.1.4. John Wesley, Kehidupan yang Kudus (Roma 6;8) 

1.1.5. Karl Barth, Allah yang Benar (Roma 1;2) 

1.1.6. Kesimpulan, Keilahian Allah dalam Surat Roma 


Senin, 24 Mei 2021

KITAB-KITAB DAN PARA PENULIS :

 KITAB-KITAB DAN PARA PENULIS :

1) Kejadian: ditulis oleh Musa

2) Keluaran: ditulis oleh Musa


3) Imamat: ditulis oleh Musa

4) Bilangan: ditulis oleh Musa

5) Ulangan: ditulis oleh Musa

6) Yosua: ditulis oleh Yosua

7) Hakim-Hakim: ditulis oleh Samuel

😎 Rut: ditulis oleh Samuel

Rabu, 09 September 2020

VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, SERTA STRATEGI PENCAPAIAN SEKOLAH TINGGI TEOLOGI EFRATA INDONESIA (STTEI)

 


VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN,

SERTA STRATEGI PENCAPAIAN

SEKOLAH TINGGI TEOLOGI EFRATA INDONESIA (STTEI)

 

Motto

School of Evangelism Empower Disciple (SEED)

 Growing up together Ministri

Efesus 2:20-22

 

A. VISI

STT Efata Indonesia menjadi lembaga pendidik, yang memperlengkapi para peserta didik dengan Teologi Kerajaan Allah sehingga peserta didik dan Hamba Tuhan bagi pelayanan penjangkauan jiwa. Berdasarkan keyakinan tersebut, secara khusus program strata satu program studi teologi/kependetaan menghasilkan lulusan yang memiliki iman yang teguh, wawasan ilmu teologi, dan kemampuan melayani yang handal, kreatif, inovatif, dan konstruktif, serta memiliki wawasan oikumenis dalam menjawab tantangan zaman yang terus berkembang menjadi makin kompleks.

 

B. MISI

Misi Program Strata Satu Proggram Studi Teologi/ Kependetaan mengacu pada visi STT Efata Indonesia secara umum :

Misi ke dalam

PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN

  BAB 1 PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN   A. Pengertian Pendidikan (secara umum): 1. Apakah arti pendidikan ? Lebih daripada sekedar s...